Ibu Jumiatun Dilantik jadi Direktur Akbid Uniska

47DSCN0903

 

KENDAL – Hj Jumiatun SSIT, MKes, Sabtu (15/2), dilantik oleh Ketua Yayasan dr Kusuma Aji, MSi, menjadi Direktur Akbid Uniska Kendal yang baru, masa bhakti 2014- 2018, menggantikan Direktur lama, Ny Hj Masruroh SSIT, MKes yang telah mengakhiri dua periode massa jabatannya. Sebelum menjadi Direktur, Jumiatun merupakan Pembantu Direktur I.

Di depan tamu undangan yang antara lain terdiri dari perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Dirut RSUD dr Soewondo Kendal, Dirut RS ‘Darul Istiqomah’ Kaliwungu, Pimpinan/ Ketua Perguruan Tinggi di Kendal, civitas akademika, dosen serta tamu undangan lainnya, Ketua Yayasan, dr Kusuma Aji, MSi minta kepada Direktur Akbid Uniska yang baru, bekerja keras/ eksen, tidak banyak bicara, menjalin kerja sama dengan pihak lain, melengkapi sarana dan prasarana pendidikan, termasuk ruang lab, perpustakaan, meningkatkan kemampuan/ ilmunya serta berupaya agar nilai akreditasi yang semula B, bisa menjadi A.

Ditambahkan oleh mantan Kepala Puskesmas Ringin Arum yang lebih memilih mengembangkan dunia pendidikan serta hidup santai ini, setiap periode kepengurusan/ kepemimpinan, memiliki target masing- masing yang harus direalisasikan. Direktur Akbid Uniska yang baru, diharapkan mampu meningkatkan kualitas Akbid agar mendapatkan kepercayaan dari masyarakat serta bisa menjadi kebanggaan daerah.

Dengan mencermati karier Jumiatun yang sejak awal memang sepenuhnya mengabdikan diri di Akbid Uniska, ditambah lagi adanya dukungan penuh dari Ny Restu Prihandini SSIT, MKes sebagai Pembantu Direktur I, Ny Desi Wijayanti ED, SSIT, MKes selaku Pembantu Direktur II serta Ny Shinta Ayu Nani, SSIT, sebagai Pembantu Direktur III, Kusuma Aji, optimis tugas yang dibebankan di pundak Direktur Akbid Uniska, bisa diwujudkan.

Pada bagian akhir sambutannya yang sarat dengan joke segar sehingga mengundang tawa hadirin, Kusuma Aji yang mengaku lebih suka menjadi dosen biasa daripada duduk sebagai Ketua Yayasan ini tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada direktur lama yang dinilai berhasil membangun Akbid Uniska dengan baik. Kusuma Aji yang terpaksa menerima tugas sebagai Ketua Yayasan karena mendapat dukungan luas dari dosen, mahasiswa serta karyawan ini mengingatkan, antara Yayasan dengan jajaran Direktur/ Ketua memiliki benang merah tentang tugas pokok dan fungsi masing- masing, sehingga tidak boleh saling mencampuri.

Sementara itu dalam sambutannya, direktur baru menyatakan kesiapannya mengemban tugas yang diamanatkan oleh Yayasan, disertai harapan, direktur lama, yayasan maupun seluruh jajaran dosen dan karyawan memberikan dukungan penuh terhadap dirinya. Bagaimanapun juga, sebuah sukses tidak mungkin dapat diraih sendirian, melainkan merupakan hasil kerja sama dari semua pihak yang terlibat didalamnya.

Sedangkan direktur lama, menyampaikan, Akbid Uniska yang didirikan pada tahun 2006, memang sarat dengan berbagai pengalaman, sesuai dengan tahapannya. Pada periode awal yaitu tahun 2006- 2010, merupakan masa pembentukan kepercayaan masyarakat. Periode II, tahun 2011- 2014 merupakan priode pemantapan dan kemajuan serta periode ke III masa bhakti 20014- 2018, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan, sesuai dengan misi dan misi Akbid, termasuk merealisasikan akreditasi dengan nilai A.

“Sebagai manusia biasa, tidak mungkin saya berbuat benar 100 persen. Untuk itu jika selama memimpin Akbid Uniska ada kesalahan atau kekeliruan, pada kesempatan ini, saya menyampaikan permohonan maaf sebenar- besarnya,” ujar Masruroh. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Direktur Akbid Uniska, ditandai dengan berbagai macam kegiatan seremonial dan diakhiri dengan makan siang bersama.